Panduan Lengkap untuk ReLEx SMILE di Singapura

ReLEx SMILE adalah salah satu dari 3 jenis prosedur refraktif laser (laser vision correction) yang tersedia di Singapura saat ini, yang memperbaiki kelainan refraksi seperti rabun jauh dan astigmatisma. Kedua prosedur lainnya adalah LASIK dan Advanced Surface Ablation (termasuk PRK, Epi-LASIK, LASEK, TransPRK).

ReLEx SMILE merupakan singkatan dari Refractive Lenticule Extraction – Small Incision Lenticule Extraction, yang invasif minimal, tanpa flap, diakui oleh FDA, dan ideal untuk orang-orang dengan pekerjaan dan gaya hidup aktif. Ini adalah prosedur rawat jalan yang membutuhkan waktu 30 menit untuk kedua mata.

ReLEx SMILE mungkin adalah pilihan operasi yang bagus jika Anda tidak ingin repot membawa kacamata, wadah lensa kontak, dan kit pembersih ke mana-mana. Tak ada lagi infeksi mata akibat cairan lensa kontak yang terkontaminasi, tak ada lagi tahan dengan kacamata karena ketidaknyamannya, dan tak perlu lagi memakai lensa kontak disebabkan profesi atau hobi Anda.

transprk vs lasik

Bukankah ReLEx SMILE adalah LASIK?

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ReLEx SMILE adalah prosedur refraktif laser, sama seperti LASIK. Jadi, ReLEx SMILE bukanlah LASIK. Miskonsepsi ini muncul saat orang-orang mulai menyamakan istilah LASIK dengan operasi refraktif laser (laser vision correction), mungkin karena LASIK adalah prosedur refraktif laser yang paling umum dilakukan. Untuk menghindari kebingungan, istilah operasi refraktif laser dan LASIK tidak disamakan dalam artikel ini. Satu-satunya perkecualian adalah bagian terakhir – Pertanyaan Umum – di mana LASIK digunakan sebagai istilah keseluruhan untuk ketiga prosedur.

Panduan Lengkap

Belum pernah ada Panduan Lengkap untuk ReLEx SMILE di Singapura…hingga sekarang. Dalam panduan 2.100 kata ini, Anda dapat membaca semua yang perlu Anda ketahui tentang prosedur refraktif laser serta perbandingannya dengan LASIK dan Advanced Surface Ablation (ASA):

ReLEx® SMILE 

LASIK 

Advanced Surface Ablation (termasuk PRK, Epi-LASIK, LASEK, TransPRK) 

Sejarah dan Perkembangan

Awal mula ReLEx SMILE dapat dilacak kembali ke pengenalan laser femtosecond ZEISS VisuMax pada tahun 2006. Ini adalah sistem laser yang memastikan reproduktifitas dan prediktabilitas, menjadikannya platform yang ideal untuk berbagai penerapan operasi kornea, termasuk ReLEx SMILE.

Prosedur ReLEx SMILE yang pertama dilakukan oleh Walter Sekundo, dokter mata pemenang penghargaan, pada tahun 2007. Dengan kelembutan dan kecepatannya, prosedur ini secara resmi diluncurkan 4 tahun kemudian secara global. Di AS, ReLEx SMILE diluncurkan pada tahun 2017, setelah diakui FDA – dengan regulasi dan standar keamanannya yang ketat.

Rentang Perbaikan

Prosedur ReLEx SMILE mampu memperbaiki:

  • Miopi (rabun jauh) dengan rentang 100 hingga 1.000 derajat
  • Astigmatisma hingga 350 derajat

Kesesuaian

Meskipun ReLEx SMILE adalah solusi yang bagus untuk orang-orang yang ingin bebas dari kacamata dan lensa kontak, tidak semua orang cocok. Alasan utama mengapa beberapa orang mungkin tidak cocok untuk prosedur ini adalah sebagai berikut:

  • Berusia di bawah 18 tahun karena preskripsi mata mungkin belum stabil (dibutuhkan juga izin orang tua jika Anda berusia di bawah 21 tahun)
  • Preskripsi mata di luar rentang perawatan yang disebutkan sebelumnya
  • Preskripsi mata yang tidak stabil selama 12 bulan terakhir
  • Kondisi mata seperti katarak dan glaukoma
  • Kesehatan kurang baik
  • Memiliki rabun dekat atau hanya memiliki astigmatisma (tidak ada rabun jauh)
  • Wanita yang sedang hamil atau menyusui
  • Memiliki kornea yang sangat tipis, berbentuk tidak beraturan, atau curam (keratokonus)
  • Kasus sindrom mata kering yang parah (lihat bagian selanjutnya)

Sindrom Mata Kering

Bagi sebagian besar orang yang memiliki sindrom mata kering, kondisi mereka cukup ringan untuk melakukan operasi ReLEx SMILE. Selagi memeriksa pasien dengan sindrom mata kering, kami melihat tingkat keparahannya dan apakah kondisi tersebut dapat dicabuntukan.

Dibandingkan dengan LASIK, risiko sindrom mata kering selepas ReLEx SMILE lebih rendah. Mungkin ada peningkatan kekeringan sementara, tetapi bagi sebagian besar pasien, kondisi ini akan berkurang dalam 3 bulan setelah prosedur. Namun, beberapa orang dapat mengalami peningkatan kekeringan hingga 6 bulan, sementara sedikit orang (kurang dari 1%) akan terus mengalaminya hingga 12 bulan atau lebih.

Jika memiliki mata kering, Anda sangat disarankan untuk didiagnosis dan dirawat terlebih dahulu sebelum melakukan prosedur ReLEx SMILE. Merawat dengan disiplin dapat mencegah gejala kembali, meskipun Anda merasa tidak perlu menggunakan tetes mata yang diresepkan secara rutin. Jika tidak, gejalanya mungkin muncul kembali dan kambuh.

Fitur-Fitur Utama dari ReLEx SMILE

1. Operasi Minimal Invasif 

Dalam prosedur LASIK, flap sepinggir 22mm secara melingkar dibuat di permukaan kornea. Namun, prosedur ReLEx SMILE tidak melibatkan flap. Alih-alih, sayatan kecil berukuran 2-4mm dibuat, sehingga prosedurnya invasif minimal.

Prosedur ini dimulai dengan laser yang membuat potongan lenticule (sepotong jaringan kornea yang berbentuk cakram) di bawah permukaan kornea. Kemudian, laser yang sama membuat sayatan kecil agar lenticule dapat disingkirkan melalui sayatan tersebut. Setelah disingkirkan, kornea berubah bentuk sehingga memperbaiki penglihatan Anda.

2. Prediktabilitas yang Lebih Baik

Prosedur ReLEx SMILE memanfaatkan laser femtosecond VisuMax dari ZEISS, yang memberikan hasil dengan prediktabilitas.

Laser ini membuat lenticule yang telah ditentukan (bagian jaringan kornea yang berbentuk cakram) dan sayatan yang sangat dekat dengan sasaran perbaikan. Karena akurasi laser ini, prosedur ReLEx SMILE dapat digunakan untuk perbaikan berbagai rentang kelainan refraksi, mulai dari derajat rabun jauh dan astigmatisma yang rendah hingga tinggi.

3. Sistem Laser Tunggal

Sementara LASIK menggunakan 2 laser yang berbeda dan mewajibkan pasien untuk dipindahkan dari satu mesin laser ke lainnya, ReLEx SMILE hanya menggunakan satu sistem laser.

4. Mempertahankan Integritas Lapisan Kornea Atas

Dalam prosedur ReLEx SMILE, sebagian besar lapisan kornea atas tetap utuh, sehingga mempertahankan stabilitas biomekanik mata. Saat membuat sayatan kecil, defleksi lamelar (penyimpangan sayatan terhadap bidang yang sejajar dengan lapisan fibril kolagen dalam kornea) minimal, sehingga perbaikan refraktif berada dalam sasaran yang diinginkan.

5. Kelebihan Prosedur Tanpa Flap

Karena tidak melibatkan flap, bagian atas kornea hampir tak tersentuh dalam prosedur ReLEx SMILE, sehingga mengurangi pemotongan saraf kornea. Prosedur ini telah terbukti dapat mempertahankan sensitivitas kornea, memulihkan saraf dengan cepat, dan mengurangi kemungkinan sindrom mata kering sementara.

Karena tidak ada risiko gangguan flap, ReLEx SMILE mungkin merupakan prosedur yang cocok jika Anda tidak melakukan olahraga yang butuh kontak atau jika pekerjaan Anda berisiko menimbulkan trauma pada mata atau kepala.

6. Pengurusan Pascaoperasi yang Lebih Mudah

Karena prediktabilitas hasil refraksi, kebutuhan perawatan ulang atau peningkatan lebih rendah. Selain itu, prosedur ReLEx SMILE mengurangi kemungkinan infeksi dan pertumbuhan epitel ke dalam, sehingga mendorong penyembuhan yang cepat.

7. Batasan ReLEx SMILE

Namun, perhatikan bahwa ReLEx SMILE tidak dapat mengatasi rabun dekat atau orang yang hanya memiliki astigmatisma. Selain itu, perawatan ulang untuk memperbaiki sisa kelainan refraksi membutuhkan peralihan ke prosedur LASIK atau PRK.

LASIK dan Advanced Surface Ablation (ASA)

Selain ReLEx SMILE, kedua prosedur refraktif laser lainnya adalah Advanced Surface Ablation (ASA) dan LASIK.

Advanced Surface Ablation (ASA) adalah prosedur ‘berbasis permukaan, tanpa flap, tanpa sayatan’ yang dikembangkan pada tahun 1980-an. Prosedur ini mencakup PRK, Epi-LASIK, LASEK, dan TransPRK.

ASA dapat disarankan jika Anda memiliki kelainan refraksi rendah, kornea lebih tipis, atau pekerjaan dan gaya hidup yang aktif (karena tanpa flap). Prosedur ini juga direkomendasikan jika Anda khawatir dengan mata kering akibat prosedur, masalah terkait flap akibat LASIK seperti flap terganggu, dan Ektasia Kornea (lihat bagian Collagen Cross-Linking di Pertanyaan Umum).

Prosedur ASA dimulai dengan menyingkirkan lapisan sel yang tipis di permukaan kornea. Kemudian, laser melepaskan jaringan kornea untuk memperbaiki kelainan refraksi. Terakhir, lensa kontak pelindung ditempatkan di atas mata agar sel-sel dapat tumbuh kembali selama beberapa hari.

Anda akan diresepkan tetes mata selama beberapa minggu hingga beberapa bulan. Perhatikan bahwa ada waktu tunggu yang relatif lama, sekitar 4-7 hari, sebelum Anda dapat melanjutkan kerja. Dibandingkan dengan LASIK dan ReLEx SMILE, penglihatan Anda biasanya butuh waktu lebih lama untuk sepenuhnya stabil.

LASIK Laser-Assisted In Situ Keratomileusis – adalah prosedur laser vision correction yang lebih umum dilakukan di seluruh dunia dan Singapura.

LASIK efektif, terutama untuk miopi tingkat tinggi, hanya butuh hitungan menit untuk dilakukan, serta pemulihannya cepat dan nyaman.

LASIK lebih baik dari ASA dalam hal kenyamanan dan waktu pemulihan. Meskipun prosedur ini melibatkan pembuatan flap kornea selama operasi, komplikasi jarang terjadi.

LASIK melibatkan pembuatan flap melingkar setipis 22 mm di permukaan kornea menggunakan laser femtosecond. Kemudian, flap ini dilipat sehingga laser kedua (laser excimer) dapat membentuk jaringan kornea untuk memperbaiki kelainan refraksi. Lalu, flap ditempatkan ulang agar tidak berpindah tempat hingga kornea sepenuhnya sembuh.

Karena melibatkan flap, flap dapat lepas akibat trauma, meskipun jarang kejadian ini. Ada juga kemungkinan Ektasia Kornea yang jarang terjadi (lihat bagian Collagen Cross-Linking di Pertanyaan Umum).

Pemeriksaan Pra-Laser

Daftarlah pemeriksaan pra-laser jika Anda ingin melakukan prosedur ReLEx SMILE. Pemeriksaan selama 3 jam ini terdiri dari serangkaian tes mata yang lengkap, yang biasanya termasuk pelebaran pupil dan konsultasi dengan dokter mata.

Anda harus berhenti memakai lensa kontak lunak setidaknya 3 hari sebelum pemeriksaan, atau setidaknya 14 hari sebelumnya jika Anda memakai lensa kontak kaku. Beberapa tes yang dilakukan akan menentukan ketebalan dan bentuk kornea, tekanan mata, ketajaman penglihatan, kelainan refraksi, dan sebagainya.

Anda akan diberikan tetes mata untuk melebarkan pupil. Perhatikan bahwa setelah pupil melebar, penglihatan jauh pada umumya tidak akan terpengaruh. Namun, Anda harus melepas kacamata miopi untuk melihat dekat, sementara beberapa orang mungkin sensitif terhadap cahaya terang. Efek pelebaran ini biasanya menghilang dalam 4-6 jam. Jadi, mungkin ada baiknya Anda membawa kacamata pada hari pemeriksaan.

Apakah ReLEx SMILE adalah Pilihan Terbaik Saya?

Setelah menyelesaikan pemeriksaan pra-laser, dokter mata Anda akan membagikan hasilnya dan membicarakan apakah ReLEx SMILE adalah pilihan terbaik untuk Anda. Kesesuaiannya bergantung pada kondisi mata, pekerjaan, dan gaya hidup Anda:

  • Ketebalan dan bentuk kornea – ASA lebih disarankan jika kornea lebih tipis
  • Miopi – ASA disarankan jika derajatnya rendah
  • Astigmatisma – ReLEx SMILE dapat mengatasi astigmatisma hingga 350 derajat dengan adanya rabun jauh
  • Pekerjaan dan gaya hidup – ReLEx SMILE cocok jika ada risiko trauma pada mata atau kepala dalam pekerjaan atau aktivitas olahraga Anda

Manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya pada dokter mata dan menghilangkan keraguan Anda. Bersama dokter mata Anda, Anda akan mengetahui pilihan operasi yang paling sesuai untuk mata Anda.

Lasik Consultation

Efek Samping

Setelah melakukan prosedur ReLEx SMILE, Anda mungkin mengalami beberapa efek samping sementara selama beberapa hari atau minggu:

  • Silau
  • Lingkaran cahaya
  • Mata kering
  • Turun naik penglihatan yang ringan
  • Infeksi dan komplikasi – walaupun sangat jarang dengan teknologi laser saat ini

Jika terjadi kelebihan atau kekurangan perbaikan dengan rentang +/-0,75 atau lebih (kurang dari 2-5% kasus), Anda dapat melakukan perawatan ulang 3 bulan setelah prosedur, atau saat kelainan refraksi Anda telah stabil.

Perbandingan Kelebihan

Inilah ringkasan kelebihan untuk ketiga prosedur refraktif laser:

ReLEx SMILE

  • Invasif minimal dan tidak ada risiko komplikasi flap karena tanpa flap
  • Risiko infeksi lebih rendah karena sayatan kecil
  • Pemulihan cepat dan nyaman
  • Kasus mata kering lebih jarang terjadi dibandingkan dengan LASIK
  • Cocok jika pekerjaan atau kegiatan olahraga Anda berisiko menimbulkan trauma pada mata atau kepala
  • Dapat mengatasi berbagai rentang kelainan refraksi

LASIK

  • Waktu pemulihan cepat
  • Pemulihan pascaoperasi yang nyaman
  • Perawatan ulang lebih mudah
  • Dapat mengatasi berbagai rentang kelainan refraksi

Advanced Surface Ablation (PRK, epi-LASIK, LASEK, TransPRK)

  • Tidak ada risiko komplikasi flap (tanpa flap)
  • Kasus sindrom mata kering pascaoperasi lebih jarang terjadi
  • Cocok jika gaya hidup Anda aktif, seperti menyertai olahraga kontak
  • Ideal jika Anda memiliki kornea yang lebih tipis
  • Dapat mengatasi berbagai rentang kelainan refraksi (meskipun rentangnya tidak seluas ReLEx SMILE atau LASIK), termasuk preskripsi mata yang sangat rendah
  • Risiko Ektasia Kornea lebih rendah (lihat bagian Collagen Cross-Linking di Pertanyaan Umum)

Perbandingan Kekurangan

Inilah ringkasan kekurangan untuk ketiga prosedur refraktif laser:

ReLEx SMILE

  • Tidak cocok untuk miopi yang sangat rendah
  • Tidak disarankan untuk orang yang hanya memiliki astigmatisma
  • Tidak dapat merawat rabun dekat (hipermetropi)

LASIK

  • Kemungkinan komplikasi terkait flap, meskipun jarang terjadi
  • Kasus mata kering pascaoperasi lebih tinggi

Advanced Surface Ablation (PRK, epi-LASIK, LASEK, TransPRK)

  • Waktu pemulihan paling lama
  • Kurang nyaman

Cost of ReLEx SMILE in Singapore

Karena ada banyak faktor tidak tetap yang menentukan, sulit membuat perbandingan langsung antara berbagai paket yang ditawarkan klinik dan rumah sakit untuk ReLEx SMILE. Perbedaan biaya paket biasanya dikarenakan hal berikut:

  • Pemeriksaan praoperasi, termasuk pemeriksaan kesesuaian, konsultasi, dsb.
  • Pemeriksaan pascaoperasi atau perawatan lebih lanjut

Untuk menghindari biaya tersembunyi atau tambahan yang tidak diperlukan, perhatikan dengan cermat layanan yang ditawarkan. Jika mungkin, Anda bisa mengunjungi beberapa rumah sakit dan klinik untuk mendapatkan perbandingan perkiraan biayanya.

Untuk melakukan prosedur ReLEx SMILE pada kedua mata, perkiraan biaya di rumah sakit dan klinik swasta adalah antara $5,300 hingga $8,000 (ASA berkisar antara $3,600 hingga $6,000, sementara LASIK berkisar antara $3,500 hingga $6,000).

ReLex Surgery

Medisave & Asuransi

Prosedur refraktif laser dianggap sebagai prosedur pilihan atau pilihan. Karena itu, Anda tidak dapat menggunakan MediSave untuk ReLEx SMILE. Namun, ada perkecualian: Anda dapat menggunakan MediSave jika ada perbedaan preskripsi setidaknya 300 derajat antara kedua mata DAN jika Anda secara medis tidak dapat menggunakan kacamata maupun lensa kontak.

Sementara itu, rencana asuransi umumnya tidak mencakup prosedur refraktif laser. Namun, beberapa polis dengan premi lebih tinggi mungkin mencakupnya. Selain itu, beberapa perusahaan menyertakannya sabagai manfaat pekerja. Sila pastikan dengan penyedia asuransi atau perusahaan Anda terlebih dahulu untuk mengetahui apakah biaya prosedure ini ditanggung.

Pertanyaan Umum

Saat LASIK pertama kali diperkenalkan, pasien biasanya melakukan operasi 1 mata dalam satu waktu. Penyebabnya adalah:

  1. Risiko infeksi pada kedua mata – dengan hanya merawat 1 mata, risikonya akan terbatas pada 1 mata.
  2. Akurasi laser tidak seakurat saat ini – melakukan prosedur untuk mata kedua di waktu selanjutnya memungkinkan pertimbangan ketidakakuratan pada mata pertama dan melakukan penyesuaian yang lebih baik untuk mata kedua.

Karena kedua hal ini tidak lagi menjadi kekhawatiran saat ini, sebagian besar prosedur LASIK dilakukan pada kedua mata secara bersamaan, sehingga meminimalkan waktu pemulihan setelah operasi.

Namun, jika Anda ingin melakukan prosedur secara bergantian, dokter bedah biasanya akan memenuhi permintaan Anda dengan senang hati.

Collagen Cross-Linking (CXL) adalah prosedur tambahan setelah prosedur LASIK, yang dilakukan dalam sesi yang sama, dengan tujuan memperkuat mata untuk:

  • Mengurangi risiko Ektasia Kornea, komplikasi langka di mana kornea kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan bentuk sehingga mengurangi kemampuan penglihatan.
  • Membuat hasil laser tahan lebih lama.
  • Meminimalkan kemungkinan perawatan ulang setelah prosedur pertama.

Proses ini terdiri dari pemberian tetes vitamin B2 ke mata selama perawatan laser. Lalu, sinar UV diarahkan ke mata Anda selama sekitar 1 menit, untuk meggiatkan perikatan silang serat-serat kolagen di mata, sehingga memperkuat kornea Anda. Keseluruhan proses ini hanya menambahkan 5 menit pada waktu prosedur.

Kebutuhan untuk melakukan CXL tidak dapat dijawab langsung karena sulit meramal apakah mata Anda rentan terhadap regresi selama pemulihan. Namun, penelitian telah membuktikan bahwa secara umum, orang-orang dengan kelainan refraksi tinggi memiliki kecenderungan lebih besar untuk mengalami regresi preskripsi mata. CXL dapat mengurangi peluang kejadian ini sekaligus mengurangi risiko Ektasia Kornea yang mungkin terjadi seiring berjalannya waktu, bahkan beberapa tahun setelah operasi LASIK.

Sama seperti persiapan untuk pemeriksaan pra-LASIK, hentikan penggunaan lensa kontak lunak setidaknya 3 hari sebelum operasi, dan lensa kontak keras setidaknya 14 hari sebelum operasi.

Jika Anda ingin melakukan Collagen Cross-Linking selain prosedur operasi, jangan minum vitamin C dalam jumlah besar 1 minggu sebelum operasi. Anda tetap boleh makan sedikit buah-buahan dan sayuran yang mengandung vitamin C.

Perkiraan total waktu operasi adalah sekitar 2 jam di rumah sakit atau klinik, dengan prosedurnya sendiri membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk 2 mata.

Penglihatan Anda akan kabur selama 6 jam pertama, jadi lebih baik jika ada yang menemani Anda pulang setelah prosedur. Jika tidak, Anda masih dapat pulang sendiri dengan taksi.

Ikuti semua petunjuk medis dengan disiplin. Anda juga akan diberikan pelindung mata untuk digunakan saat tidur selama seminggu pertama agar Anda tidak menggosok mata secara tidak sengaja.

Anda harus kembali untuk pemeriksaan setelah operasi. Jadwalnya pada umum adalah sebagai berikut:

LASIK/ReLEx SMILE: 1 hari, 1 minggu, dan 1 bulan pascaoperasi. Bergantung pada pemulihan Anda, dokter mata mungkin memeriksa kondisi Anda lagi 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun pascaoperasi.

ASA: 1 hari, 3 hari, 1 minggu, dan 1 bulan pascaoperasi. Bergantung pada pemulihan Anda, dokter mata mungkin memeriksa kondisi Anda lagi 3 bulan, 6 bulan, dan 1 tahun pascaoperasi.

Dari ketiga prosedur, LASIK dan ReLEx SMILE memiliki waktu pemulihan tercepat, diikuti oleh ASA.

Kebanyakan pasien LASIK dan ReLEx SMILE dapat melanjutkan kerja atau sekolah setelah beristirahat selama 3 hari, meskipun beberapa pasien kembali bekerja atau sekolah keesokan harinya. Untuk pasien ASA, biasanya membutuhkan waktu 5-7 hari.

Ikuti saran-saran ini setelah operasi untuk memastikan hasil terbaik:

  • 12 jam: Hindari membaca, bekerja dengan komputer, atau menonton TV dalam jangka waktu lama
  • 24 jam: Jangan berkendara atau mengoperasikan alat berat
  • 1 minggu: Jangan menggunakan kosmetik mata
  • 1 minggu: Hindari tempat yang berasap dan berdebu
  • 1 minggu: Hindari mata terkena air saat mencuci muka atau mandi
  • 1 bulan: Hindari berenang, jacuzzi, sauna, bak air panas, dan hot yoga
  • 1 bulan: Hindari olahraga kontak, dan cegah keringat memasuki mata dengan menggunakan ikat kepala

Penelitian telah menunjukkan bahwa lebih dari 95% pasien tetap memiliki penglihatan yang baik bertahun-tahun setelah menjalani prosedur. Namun, beberapa pasien (hingga 6%) mungkin membutuhkan prosedur lagi untuk rabun jauh, rabun dekat, atau astigmatisma dalam 10 tahun setelah operasi.

Jika Anda terkena Katarak, Glaukoma, dan Degenerasi Makula (penyakit mata yang umumnya terjadi karena penuaan), Anda masih dapat melakukan operasi untuk mengatasinya.

Jika Anda senang memakai lensa mata kosmetik dan lensa kontak berwarna karena alasan estetika, Anda masih boleh melakukannya, tetapi setidaknya 1-3 bulan setelah operasi. Namun, karena perubahan bentuk kornea akibat operasi, lensa kontak Anda mungkin tidak terpasang sebaik sebelumnya dan mudah terlepas, terutama jika mata Anda kering.

Untuk mencegah hal ini terjadi, Anda harus berkonsultasi optometris untuk meresepkan lensa kontak yang bentuknya lebih sesuai dengan kornea Anda.

Saat menentukan dokter yang harus Anda berkonsultasi untuk operasi, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Kemampuan dokter untuk memahami kebutuhan Anda dan memberikan konsultasi yang tidak memihak
  • Transparansi biaya yang tidak mengandung biaya tersembunyi, tanpa penjualan kuat (hard-selling) atau demi peningkatan penjualan (upselling)
  • Kepercayaan dan pengalaman dokter mata dan pusat mata
  • Persentase pasien yang membutuhkan perawatan lagi setelah operasi
  • Teknologi laser yang dipakai oleh pusat mata
  • Ketersediaan pilihan perawatan yang lengkap untuk memungkinkan perawatan yang disesuaikan
  • Layanan yang diberikan oleh pusat mata

Pada akhirnya, Anda harus memilih dokter mata atau pusat mata yang paling nyaman untuk Anda.

Penglihatan Anda sangat berharga, dan Anda harus berusaha semaksimal mungkin untuk menjamin hasil positif demi kesehatan dan kesejahteraan Anda.

DR DAVID CHAN
Dokter Bedah Mata Konsultan Senior
Direktur Medis
MB ChB (UK), M Med, FAMS,
MRCS (Edin), FRCS (Edin)

Dr David Chan adalah Direktur Medis dan Dokter Bedah Mata Konsultan Senior di Atlas Eye Specialist Centre. Beliau mengkhusus dalam operasi katarak kompleks, operasi segmen anterior mata, dan bedah refraktif. Perawatan yang dikelolanya meliputi operasi katarak berisiko tinggi, penggantian atau pertukaran lensa, penunjang kantung kapsul lensa, perbaikan iris, perbaikan kelainan refraksi dengan laser atau laser vision correction (ReLEx SMILE/LASIK), collagen cross-linking, implan kanta mata, dan pertukaran lensa refraktif.