Panduan Penting untuk Operasi ICL di Singapura

Sama seperti banyak orang yang memakai kacamata dan lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan mereka, Anda mungkin menginginkan solusi yang nyaman dan tidak berisiko saat dipakai. Anda mungkin juga pernah mendengar tentang LASIK dan bagaimana LASIK, sebagai prosedur operasi, dapat membantu Anda bebas dari kacamata dan lensa kontak.

LASIK, atau lebih tepatnya Laser Vision Correction (LVC), memperbaiki kelainan refraksi, seperti miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), dan astigmatisma. Sesuai namanya, prosedur ini menggunakan laser untuk memperbaiki kelainan refraksi. Ada 3 jenis LVC utama: ReLEx SMILE, LASIK, dan Advanced Surface Ablation (PRK, Epi-LASIK, LASEK, TransPRK) – bacalah tabel di bagian selanjutnya untuk mengetahui perbedaannya.

Meskipun LVC sudah cukup lama digunakan (sejak tahun 1990-an), ada prosedur lain yang dapat membebaskan Anda dari kacamata dan lensa kontak, dengan fleksibilitas dan manfaat yang lebih besar. Operasi ICL atau Implantable Collamer Lens (yang biasanya juga dikenal sebagai Lensa Kontak Implan) melibatkan penempatan lensa kontak permanen pada mata untuk mengatasi miopi, hipermetropi, dan astigmatisma. Prosedur ini dianggap sebagai perbaikan penglihatan tambahan yang bekerja secara alami bersama mata Anda. Prosedur ini membutuhkan waktu sehari, hanya sekitar 20 menit untuk setiap mata dan memberikan manfaat utama berikut:

lasik surgery
  • Invasif minimal dengan sayatan kecil 2-3 mm 
  • Cocok untuk kornea tipis dan mempertahankan integritas kornea dengan lebih baik – berbeda dengan LVC, ICL tidak menyingkirkan jaringan kornea dari mata 
  • Memberikan kualitas penglihatan yang lebih baik dibandingkan dengan LVC, terutama untuk preskripsi mata yang lebih tinggi 
  • Kemungkinan mata kering serta melihat halo (lingkaran cahaya) dan starburst (buram) di malam hari lebih rendah dibandingkan dengan LVC untuk tingkat kelainan refraksi tinggi 
  • Reversibel: Apabila diperlukan, ICL dapat dilepas 

Orang-orang yang sebelumnya ditolak melakukan LVC, entah karena tingkat miopi atau astigmatisma yang tinggi, mata kering, kornea tipis atau berbentuk tidak beraturan, kini dapat mencoba melakukan operasi ICL.

Aspek Utama dan Kelebihan: Operasi ICL vs Laser Vision Correction

Aspek Prosedur Operasi ICL Laser Vision Correction (LVC)
LASIKReLEx SMILEAdvanced Surface Ablation
Cocok untuk preskripsi mata miopi, hipermetropi, dan astigmatisma yang tinggi
Mempertahankan integritas kornea – agar penglihatan jelas dan bagus
(karena tidak menyingkirkan jaringan kornea)
(karena menyingkirkan jaringan kornea)
Perlindungan terhadap UV
Prosesnya reversibel
(lihat bagian selanjutnya)
(karena menyingkirkan jaringan kornea)
Kemungkinan melakukan prosedur di masa mendatangTerbatas jika melibatkan kornea
Invasif minimal
(sayatan hanya 2-3 mm)

(flap hanya 22 mm)

(sayatan hanya 4 mm)

(tanpa flap)
Cocok untuk kornea tipis  
(tidak melibatkan penipisan kornea seperti LVC)  
Terbatas
(karena kornea mungkin terlalu tipis untuk pembuatan flap)
 
Terbatas
(karena kornea mungkin terlalu tipis untuk penyingkiran lenticule)  

(karena flap tidak perlu dibuat) 
Menyebabkan mata kering  *
(tingkat kemungkinan tertinggi dari 3 LVC) 
Kadang Kadang 
Halo (lingkaran cahaya) & starburst (buram)  Kadang
(kemungkinannya lebih rendah dari LVC)
 
Kadang  Kadang  Kadang
(butuh waktu lebih lama untuk hilang di antara 3 prosedur LVC) 
Melanjutkan kerja1 minggu3 hari3 hari1 minggu

 

*Jika Anda memiliki mata kering, operasi ICL biasanya tidak melibatkan penyingkiran jaringan kornea seperti LVC sehingga tidak akan memperparah kondisi Anda. Namun, jika mata kering merupakan akibat dari memakai lensa kontak, maka tidak memakainya setelah operasi ICL akan mengurangi kemungkinan mata kering.  

Key Aspects and Benefits: ICL Surgery Vs Laser Vision Correction

Aspects of the ProcedureICL SurgeryLaser Vision Correction (LVC)
LASIKReLEx SMILEAdvanced Surface Ablation
Suitable for higher prescriptions of myopia, hyperopia & astigmatismNo
Maintaining corneal integrity – to retain clear and good visionYes
(as it does not remove corneal tissue)
No
(as it removes corneal tissue)
UV protectionYesNo
Process is reversibleYes
(see next section)
No
(as it removes corneal tissue)
Possibility of future proceduresYesLimited if it involves the cornea
Minimally invasiveYes
(incision of only 2mm to 3mm)
Yes
(flap of only 22mm)
Yes
(incision of only 4mm)
Yes
(flapless)
Suitable for thin corneas Yes
(does not involve the thinning of corneas like in LVC) 
Limited 
(as cornea may be too thin to allow for the creation of a flap) 
Limited 
(as cornea may be too thin to allow for the removal of a lenticule) 
Yes 
(as no flap is needed to be made) 
Causes dry eye No* Yes
(highest level of the 3 LVC)
 
Sometimes Sometimes 
Haloes & starbursts Sometimes
(lower incidence than LVC) 
Sometimes Sometimes Sometimes 
(takes the longest time among the 3 LVC procedures to diminish) 
Resumption to work 1 week 3 days 3 days 1 week 

*If you currently have dry eye, ICL surgery which does not involve the removal of corneal tissue like in LVC, will not exacerbate your condition. However, if dry eye is the result of wearing contact lenses, then not having to wear them after ICL surgery will result in a decreased incidence of dry eye. 

The Implantable Collamer Lens (ICL)

Dalam operasi ICL, lensa alami tidak perlu disingkirkan. ICL ditempatkan secara permanen di dalam mata, di antara iris dan lensa alami.

ICL didesain untuk tahan lama, biasanya hingga operasi katarak dibutuhkan. Seperti yang dijelaskan pada tabel di bagian sebelumnya, prosedur ini reversibel. Jadi, ICL dapat dilepas apabila dibutuhkan. Misalnya, jika ada perubahan besar dalam preskripsi mata atau untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Di Atlas Eye, kami menggunakan ICL EVO dan EVO+ Visian yang dikembangkan oleh STAAR Surgical. Produk ini pertama kali menerima tanda CE pada tahun 1997, yang menunjukkan bahwa produk ini disetujui oleh Uni Eropa dan negara-negara lainnya, termasuk Singapura yang mengakui tanda tersebut.

ICL dibuat dari Collamer®, bahan hak milik yang mengandung kolagen, protein yang terbentuk secara alami dalam tubuh Anda dan menjadikannya kompatibel dengan mata Anda. Selain lembut, fleksibel, dan nyaman saat diimplan, ICL juga memberikan perlindungan terhadap UV.

Kesesuaian untuk Operasi ICL

Anda mungkin cocok untuk melakukan operasi ICL jika memenuhi kondisi berikut: 

  • Berusia antara 18 hingga 45 tahun
  • Memiliki miopi (rabun jauh) dengan rentang -0,50 hingga 18,00
  • Memiliki hipermetropi (rabun dekat) dengan rentang +0,50 hingga +10,00
  • Memiliki astigmatisma dengan rentang -0,50 hingga -6,00
  • Memiliki kedalaman bilik mata depan (ruang antara iris dan endotel kornea) > 2,9 mm dan sudut > Grade III
  • Memiliki preskripsi mata yang stabil selama 12 bulan terakhir
  • Tidak sedang hamil atau menyusui

Anda mungkin TIDAK cocok untuk melakukan operasi CL jika memiliki kondisi medis berikut:

  • Hipertensi okuler pada mata mana pun
  • Memiliki penyakit okuler yang sudah ada sebelumnya, yang mencegah akuitas visual pascaoperasi 20/60 atau lebih baik
  • Katarak pada mata yang dioperasi atau katarak non-traumatis pada mata yang tidak dioperasi
  • Memiliki glaukoma primer sudut terbuka atau glaukoma sudut tertutup (glaukoma adalah kondisi di mana saraf optik rusak sehingga dapat menyebabkan kebutaan)
  • Densitas sel endotel kornea yang rendah atau abnormal, distrofi Fuchs, atau patologi kornea lainnya
  • Ambliopia (mata malas) atau buta pada mata yang tidak dioperasi.

Untuk memastikan kesesuaian Anda dengan operasi ICL, Anda harus menjadwalkan pemeriksaan ICL dengan dokter mata Anda dan melakukan pemeriksaan yang tepat.

Pemeriksaan Pra-ICL

Selama pemeriksaan, mata Anda akan diperiksa tingkat kelainan refraksinya (melalui refraksi nyata), ketebalan dan bentuk kornea, tekanan intraokuler (tekanan cairan dalam mata), dan sebagainya.

Anda harus berhenti menggunakan lensa kontak lunak 3 hari sebelum pemeriksaan, dan 14 hari jika Anda menggunakan lensa kontak keras.

Pada hari operasi, Anda akan diberikan tetes mata untuk melebarkan pupil. Efek sementaranya adalah Anda harus melepas kacamata untuk melihat dekat (penglihatan jauh tidak terpengaruh). Mata Anda juga akan lebih sensitif terhadap cahaya terang sehingga Anda mungkin harus membawa kacamata karena efek pelebaran ini biasanya menghilang dalam 4-6 jam.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Melakukan Operasi ICL

Sebelum operasi, Anda harus berhenti menggunakan lensa kontak, sama seperti sebelum melakukan pemeriksaan: 3 hari sebelum operasi untuk lensa kontak lunak dan 14 hari sebelum operasi untuk lensa kontak keras.

Pada hari operasi, Anda tidak boleh berkendara. Jadi, naiklah taksi atau mintalah seseorang untuk mengantar Anda pulang. Bersiaplah untuk tinggal di rumah sakit selama sekitar 2 jam meskipun operasi untuk kedua mata hanya butuh waktu 30-40 menit.

Hal pertama yang terjadi saat Anda tiba adalah dokter memberikan tetes mata untuk menganestesi mata dan melebarkan pupil Anda – bawalah kacamata untuk dipakai setelah operasi guna meminimalkan sensitivitas terhadap cahaya terang.

Operasi dimulai dengan sayatan kecil sekitar 2-3 mm yang dibuat di basis kornea Anda. Prosedur ini relatif tidak sakit karena tetes mata anestesi yang diberikan sebelumnya.

Selanjutnya, dokter bedah akan melipat ICL dan memasukkannya melalui sayatan tersebut. Lalu, penyesuaian dilakukan untuk memastikan lensa ditempatkan dengan baik. Prosedur yang sama dilakukan untuk mata lainnya, jika perlu, setelah operasi selesai.

Anda akan menerima resep tetes mata untuk membersihkan mata dan mencegah infeksi. Sayatan itu akan sembuh sendiri dan penglihatan Anda akan mulai membaik dalam 48 jam ke depan. Ikuti instruksi dokter Anda, termasuk kembali untuk melakukan kunjungan tindak lanjut.

Pemulihan Pascaoperasi ICL

Sehari setelah operasi, penglihatan Anda seharusnya pulih sekitar 75%. Anda seharusnya sudah dapat kembali bekerja seminggu setelahnya.

Selama sebulan selanjutnya, Anda mungkin akan mengalami fluktuasi penglihatan. Ini adalah bagian normal dari proses penyembuhan. Jadi, jangan khawatir. Penglihatan Anda akan stabil sepenuhnya dalam 3 bulan.

Setelah operasi, pastikan Anda kembali untuk melakukan kunjungan tindak lanjut: keesokan harinya, seminggu setelahnya, 1 bulan setelahnya, dan 6 bulan setelahnya.

Panduan untuk Memastikan Pemulihan Cepat

Selain mengikuti semua petunjuk medis yang diberikan oleh dokter mata Anda dengan disiplin, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut untuk mencegah penundaan pemulihan:

  • Sama seperti prosedur lainnya, Anda tidak boleh berkendara, mengoperasikan alat berat, atau minum alkohol selama 24 jam pertama.
  • Hindari terlalu banyak membaca, bekerja dengan komputer, dan menonton TV selama seminggu pertama setelah operasi.
  • Saat tidur selama seminggu pertama, gunakan pelindung mata yang diberikan untuk mencegah Anda menggosok mata secara tidak sengaja. Anda juga tidak disarankan untuk bepergian selama seminggu pertama.
  • Tetaplah berada di dalam ruangan selama seminggu pertama, jika memungkinkan. Jika tidak mungkin, hindari pergi ke tempat yang berdebu atau berasap karena partikel dapat masuk ke mata dan membuat mata iritasi. Lebih baik, gunakan kacamata pelindung jika Anda harus meninggalkan rumah.
  • Selain itu, selama seminggu pertama, hindari air masuk ke mata saat mandi atau keramas. Sama halnya dengan penggunaan make-up dan memasak karena zat kimia dalam make-up dan asap memasak dapat membuat mata iritasi.
  • Selama sebulan pertama setelah operasi, Anda tidak boleh berenang, melakukan hot yoga, atau menggunakan jacuzzi, sauna, dan bak mandi panas. Selain itu, hindari olahraga yang butuh kontak dan angkat beban. Gunakan ikat kepala saat berolahraga untuk mencegah keringat masuk ke mata.

Efek Samping & Komplikasi dari Operasi ICL

Sama seperti bentuk operasi lainnya, mungkin ada efek samping dan komplikasi akibat prosedur. Namun, ICL dianggap sebagai operasi dengan risiko rendah. Misalnya, risiko infeksi adalah sekitar 1 dari 1.000 orang.

Sementara itu, efek sampingnya biasanya bersifat sementara. Efek samping yang paling umum adalah halo (lingkaran cahaya) dan starburst (buram) di sekitar cahaya, terutama di malam hari. Jika dibandingkan dengan laser vision correction, efek samping ini ringan dan biasanya akan hilang setelah 3 bulan.

Perihal komplikasi akibat operasi, ada kemungkinan kecil terjadinya hal berikut:

  • Katarak dini – karena ICL ditempatkan di dekat lensa alami, kontak langsung dapat secara tidak sengaja menyebabkan katarak terbentuk lebih awal.
  • Glaukoma sekunder – kondisi akibat peningkatan tekanan mata, yang dapat menyebabkan kerusakan saraf optik dan kehilangan penglihatan. Apabila kasus langka ini terjadi, dokter bedah Anda akan meresepkan tetes mata untuk menurunkan tekanan pada mata. Jika tetes mata masih tidak efektif, ICL dapat dilepas untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Dengan standar teknologi dan peralatan saat ini, kemungkinan terjadinya katarak dini, glaukoma sekunder, dan jenis komplikasi lainnya biasanya rendah, meskipun tetap ada faktor risiko yang harus Anda pertimbangkan sebelum melakukan operasi. Namun, penting untuk diingat bahwa jika Anda mengalami hal-hal berikut setelah operasi, segera hubungi dokter bedah Anda:

  • Kemerahan
  • Bengkak
  • Rasa sakit yang tajam
  • Robek
  • Penglihatan buram

Gejala-gejala di atas mungkin adalah indikasi infeksi yang harus dirawat tepat waktu.

Anda juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan katarak dan glaukoma tahunan setelah operasi, serta pemeriksaan kesehatan mata umum.

Biaya Operasi ICL

Di Singapura, operasi ICL untuk kedua mata berkisar antara $9,000 hingga $15,000. Selisih biayanya dapat terjadi karena:

  • Pengalaman dokter bedah Anda – dokter bedah senior dan berpengalaman membutuhkan biaya lebih besar
  • Jenis rumah sakit dan fasilitas yang dipilih
  • Jumlah dan jenis proses pemeriksaan praoperasi serta tindak lanjut dan pemeriksaan pascaoperasi

Medisave & Asuransi untuk Operasi ICL

Karena kelainan refraksi (rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisma) tidak dianggap sebagai penyakit mata, Anda tidak dapat menggunakan Medisave (berlaku untuk penduduk Singapura dan penduduk tetap) untuk operasi ICL. Sementara itu, polis asuransi biasanya tidak mencakup operasi ICL, tetapi tanyakan pada perusahaan asuransi Anda jika mungkin mereka menawarkannya.

Memilih Dokter dan Pusat Mata yang Tepat

Untuk membantu Anda menentukan dokter dan pusat mata yang tepat untuk operasi Anda, pertimbangkan hal-hal berikut:

  • Kredensial dan pengalaman dokter bedah
  • Kualitas ICL dan peralatan operasi yang digunakan
  • Kualitas layanan dari perawat dan staf
  • Kemampuan untuk memprioritaskan kebutuhan Anda dan memberikan saran yang tidak bias
  • Jenis pilihan perawatan dan level kustomisasi untuk Anda
  • Transparansi biaya dan penjelasan di awal tentang biaya tambahan

Pada akhirnya, pilihan yang diambil haruslah yang memenuhi semua persyaratan Anda – jangan mempertaruhkan kesehatan dan kesejahteraan Anda.

patient centricReferensi: 

1. https://www.opticianonline.net/cet-archive/129
2. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29394074/