FLOATER

Perawatan Floater

Floater biasanya tidak terlalu mengganggu dan sering menghilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu atau bulan. Meskipun sebagian besar floater tidak berbahaya, terkadang floater memberikan tanda-tanda adanya masalah lain yang dapat diketahui melalui pemeriksaan mata menyeluruh.

1 Vitrektomi

Untuk prosedur ini, vitreous atau badan bening yang mengandung floater dihilangkan dari mata dan diganti dengan cairan bening steril. Vitrektomi tidak selalu membuang floater sepenuhnya dan terkadang, floater baru tetap akan terbentuk nantinya.

2 Laser Vitreolysis

Ini adalah prosedur terbaru yang merupakan alternatif yang jauh lebih aman dari vitrektomi. Prosedur ini melibatkan sinar laser yang diproyeksikan ke mata dan difokuskan pada floater besar untuk memecah dan/atau menguapkannya.

Komplikasi Retina

Saat terjadi serangan floater tiba-tiba dan terutama jika disertai dengan kilatan cahaya, kemungkinan badan bening Anda menjauh dari retina (kondisi ini disebut dengan lepasnya badan bening posterior atau posterior vitreous detachment) atau retina menjadi lepas. Ini membutuhkan perhatian medis segera.

1 Bedah Beku/Bedah Laser

Bedah laser dan/atau bedah beku, disebut cryopexy, adalah prosedur yang dapat dilakukan di kantor dokter untuk membuat luka bakar sangat kecil di sekitar air mata retina untuk mengelasnya kembali ke tempatnya, sedangkan cryopexy membekukan area di sekitar air mata untuk memasangkan kembali retina.

2 Scleral Buckle

Lepasnya retina dapat ditangani dengan operasi yang mungkin mengharuskan pasien diopname di rumah sakit. Dalam beberapa kasus, gesper sintetis yang sangat kecil, disebut dengan scleral buckle, dipasangkan secara eksternal ke bola mata untuk perlahan-lahan mendorong dinding mata ke retina yang lepas.